
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID -Sektor pariwisata Kota Palangka Raya mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan total kunjungan wisatawan mencapai 644.270 orang atau meningkat 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Capaian ini menjadi rekor tertinggi sejak pandemi dan menunjukkan tren pemulihan pariwisata yang semakin kuat,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, Selasa (13/1/2026).
Disebutkan, berdasarkan data Disparbudpora yang dirilis Minggu (11/1/2026) lalu, jumlah kunjungan wisatawan pada 2025 meningkat dari 604.940 orang pada 2024 dan tersebar di berbagai destinasi unggulan di Palangka Raya.
“Meski sempat terjadi penurunan pada beberapa bulan seperti Maret dan September, secara umum pergerakan wisatawan sepanjang tahun tetap menunjukkan kecenderungan naik,” ungkapnya.
Lonjakan kunjungan terlihat pada sejumlah bulan tertentu, dengan Januari 2025 mencatat 75.106 wisatawan dan Mei 2025 menjadi bulan terpadat dengan 85.214 kunjungan.
“Kenaikan ini cukup signifikan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama pada Mei yang hampir dua kali lipat dari 2024,” terang Iin.
Selain itu, wisatawan nusantara masih mendominasi kunjungan ke Palangka Raya, terutama pada periode libur Natal dan Tahun Baru dari 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 yang mencatat 38.441 wisatawan.
“Dari jumlah tersebut, wisatawan domestik mencapai 38.426 orang, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 15 orang, dengan destinasi favorit antara lain Hutan Kota Nyaru Menteng, Sei Batu, Air Hitam Kereng Bangkirai, dan Sei Koran,” jelasnya.
Iin menggrus bawahi bahwa capaian 2025 sekaligus menegaskan kebangkitan pariwisata Palangka Raya pascapandemi, setelah sempat terpuruk pada 2020 dengan 229.239 kunjungan dan terus meningkat hingga 259.040 pada 2021, 377.077 pada 2022, 507.697 pada 2023, serta 604.913 pada 2024.
“Kami berharap tren positif ini terus berlanjut melalui pengembangan destinasi wisata baru serta peningkatan infrastruktur pendukung pariwisata di Kota Palangka Raya,” tutupnya.

