
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kapuas di Ruang Rapat Sekda, Jumat (13/2/2026).
Pertemuan membahas perkembangan inflasi Januari 2026 dan dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Kapuas Ahmad Nasrullah menyebut inflasi bulan ke bulan (mtm) sebesar 0,47 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) 3,62 persen.
Komoditas yang perlu diwaspadai antara lain beras, daging dan telur ayam ras, minyak goreng, bawang merah, cabai, gula pasir, hingga ikan gabus.
Ia mengingatkan, inflasi yang tak terkendali berpotensi menekan daya beli, meningkatkan beban rumah tangga, serta memicu gejolak sosial.
Pengendalian dilakukan melalui penguatan produksi dan pasokan, kelancaran distribusi, operasi pasar tepat sasaran, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah berbasis data.
Dalam pertemuan itu, BPS juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk Sensus Ekonomi 2026 dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Sekda Kapuas Usis I. Sangkai menegaskan pentingnya sinergi dan data akurat sebagai dasar kebijakan agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran.
“Melalui koordinasi yang baik, diharapkan berbagai program intervensi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kapuas dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas P3APPKB, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Dinas Pendidikan, serta perwakilan Dinas Kesehatan. (*dn)

