
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Penataan kota yang mulai dijalankan Pemerintah Kabupaten Kapuas, membuka harapan baru bagi geliat ekonomi daerah.
Jalan-jalan dibenahi, infrastruktur diperluas. Namun, di balik pembangunan itu, ada pekerjaan rumah yang tak kalah penting, keselamatan dan kenyamanan lalu lintas.
Anggota DPRD Kapuas dari PDI Perjuangan Daerah Pemilihan I, Thosibae Limin, menilai Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) perlu bergerak lebih proaktif.
Menurutnya, pembangunan fisik semestinya berjalan seiring dengan penataan fasilitas pendukung lalu lintas. “Penataan kota ini program strategis. Dampaknya besar bagi ekonomi masyarakat. Karena itu, semua pihak yang terkait dengan lalu lintas dan keselamatannya harus ikut mengawal,” kata Thosibae, Rabu, (4/2/2026).
Ia menyoroti pentingnya koordinasi FLLAJ dalam menyiapkan fasilitas penunjang, mulai dari rambu-rambu lalu lintas hingga pengelolaan kantong parkir. Fasilitas tersebut kata dia, berpengaruh langsung terhadap kelancaran arus kendaraan dan mobilisasi angkutan komoditas lokal.
“Paling terasa sekarang itu soal perambuan, parkir, dan pelayanan publik. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Thosibae juga menyinggung keberadaan jalur sepeda di sepanjang ruas jalan utama dalam kota. Ia menilai jalur tersebut perlu ditata ulang agar selaras dengan kondisi lalu lintas terkini. Begitu pula dengan penempatan kantong-kantong parkir yang dinilai perlu regulasi baru.
“Tujuannya satu, pengguna jalan merasa aman dan nyaman. Itu amanat undang-undang, dan itu pula yang harus kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (*/dn)

