
PALANGKARAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul mengungkapkan, data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) mencatat sejumlah penyakit meningkat pada awal Januari 2026.
“Kasus penyakit pernapasan, seperti ISPA, dilaporkan mencapai 2.850 kasus pada minggu pertama Januari, meningkat dibandingkan minggu terakhir 2025 yang tercatat 2.025 kasus. Sementara pneumonia sebanyak 91 kasus, naik dari 83 kasus pada periode sama tahun lalu,” ujar Suyuti, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, peningkatan kasus ini erat kaitannya dengan faktor lingkungan, terutama cuaca panas, kualitas udara yang menurun, serta paparan debu dan asap dari karhutla.
Untuk menjaga kesehatan selama cuaca panas dan minim hujan, Suyuti menyarankan beberapa langkah preventif.
Pertama, membatasi aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00–14.00. Jika harus keluar rumah, gunakan pelindung diri seperti topi, pakaian yang menyerap keringat, dan masker.
Kedua, menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari dan makanan bergizi.
Ketiga, memperhatikan kebersihan dalam ruangan, misalnya menutup jendela dan pintu, serta menggunakan air purifier jika memungkinkan.
“Apabila kondisi kesehatan menurun, segera datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan. Langkah ini penting agar penyakit terkait cuaca ekstrem bisa ditangani lebih cepat,” tutup Suyuti.

