
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID — Deru mesin speed boat milik BPBD Kabupaten Kapuas memecah sunyi Sungai Kapuas, Selasa siang (13/1/2026).
Di atas perahu itu, Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menuju Desa Pantai, RT 01, Kecamatan Kapuas Barat, lokasi kebakaran permukiman yang sehari sebelumnya menghanguskan empat rumah warga.
Setibanya di desa, Bupati Wiyatno langsung menemui para korban. Ia menyerahkan bantuan kebutuhan dasar kepada sembilan kepala keluarga atau 31 jiwa yang terdampak kebakaran yang terjadi pada Senin (12/1/2026) lalu.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga yang sedang tertimpa musibah,” tutur Wiyatno.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan peralatan dapur keluarga. Isinya antara lain mi instan, kopi, kecap, gula, minyak goreng, dan teh.
“Paket bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Dalam kunjungan itu, Bupati Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S. Pandiangan, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Bupati Wiyatno juga memastikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti dampak kebakaran tersebut.
“Setelah ini tim dari BPBD, PUPR, dan Perkimtan akan melakukan penilaian kerusakan rumah,” tegas Wiyatno.
Hasil penilaian itu akan menjadi dasar pengusulan bantuan uang tunai yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
Sementara itu Kalaksa BPBD Kapuas Pangeran S. Pandiangan mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah. Ia menyarankan masyarakat memeriksa instalasi listrik secara berkala.
“Minimal sekali dalam sepuluh tahun instalasi listrik dicek. Kabel yang sudah rusak atau digigit tikus bisa memicu korsleting dan kebakaran,” ujar Pangeran.
Kebakaran di Desa Pantai ini kembali menjadi pengingat rapuhnya permukiman warga terhadap bencana api dan pentingnya kewaspadaan sebelum musibah datang tanpa aba-aba. (*/dn)

