
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Wakili Gubernur, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng Sunarti membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) per 31 Oktober 2025 di Aula Eka Hapakat , Rabu (3/12/2025).
Rakor ini dihadiri Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Tengah, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekretaris Daerah, dan Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, pengelola Realisasi Anggaran pada Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Akhmad Husain, saat membacakan Laporan Plt. Sekda Kalteng menyampaikan tujuan pelaksanaan Rakor Tepra adalah untuk memantau dan mengevaluasi realisasi anggaran, baik realisasi fisik maupun keuangan, mempercepat penyerapan anggaran, dan memastikan APBN/APBD tepat sasaran, sehingga dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yaitu Triwulan I 20%, Triwulan II 50%, Triwulan Ill 85%, dan tanggal 15 November tahun berjalan sebesar 100% fisik; serta untuk meminimalisir masalah dan identifikasi hambatan penyerapan anggaran di Pemerintah Daerah serta mencari solusi untuk meningkatkan penyerapan.
Selain itu juga disampaikan data realisasi anggaran per tanggal 31 Oktober 2025 untuk realisasi keuangan APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp 5,1 Triliun lebih atau 61,28% dari total pagu anggaran perubahan sebesar Rp 8,35 Triliun, sedangkan realisasi fisik 67,64%.
“Dengan demikian, dibandingkan target sebesar 90% per 31 Oktober 2025, terjadi deviasi minus sebesar -28,72% (realisasi keuangan masih rendah)”, ujarnya.
Pada kesempatan itu juga Asisten Administrasi Umum Sunarti saat membacakan sambutan Gubernur menyampaikan Gubernur dan Wagub Edy Pratowo ingin mendorong pembangunan Kalimantan Tengah Yang merata dan berkeadilan.
Untuk mencapainya diperlukan komitmen seluruh Perangkat Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, sehingga mampu mempercepat penyerapan anggaran pada Triwulan 4, yang kurang dari 20 hari lagi. Selain itu efisiensi perlu kita jawab dengan inovasi serta kerja sama untuk mendorong realisasi anggaran, agar terlaksana tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, serta tentu saja tepat aturan.
“Perlu saya ingatkan, jangan hanya mengejar target, kemudian asal belanja. Serapan anggaran bukan hanya bagus, tetapi programnya harus bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat, Selaraskan program kegiatan dengan ASTA CITA Presiden dan Visi Kalteng Berkah Kalteng Maju, terutama Program Prioritas Huma Betang Sejahtera,” pungkasnya.
Melalui Asisten Administrasi Umum, Gubernur Agustiar juga mengimbau, agar pengadaan barang dan jasa pemerintah harus tepat waktu, selain itu, optimalkan belanja produk buatan dalam Negeri, agar dapat memajukarn IKM dan UMKM.

