
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga sinergi dan kerukunan antarumat beragama dalam Ibadah Syukur dan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-50 Gereja Bethel Indonesia (GBI) di GBI Seth Adji, Selat Hilir, Kapuas, Senin (10/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut hadir langsung Wakil Bupati Kapuas, Dodo, S.P., didampingi Sekretaris Daerah, Dr. Usis I. Sangkai, S.Hut., M.Si, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Wabup Dodo menyampaikan ucapan selamat atas usia emas GBI dan berharap gereja terus kokoh dalam pelayanan serta berkontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya mengucapkan selamat atas usia ke-50 GBI. Semoga gereja semakin kuat dalam pelayanan dan terus menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Kapuas yang religius,” ujar Dodo.
Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi bentuk pembinaan dan pengawasan kerohanian oleh pemerintah.
Ia turut mengingatkan pesan penting dari Menteri Agama RI tentang pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di Bumi Tambun Bungai.
Lebih lanjut, Dodo menyoroti dua isu genting yang kini menjadi perhatian bersama, yakni penyalahgunaan narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Ini tugas kita bersama. Kapuas sudah darurat narkoba, bahkan beberapa kecamatan masuk zona hitam. Kita juga harus mewaspadai KDRT, di mana Kapuas berada di posisi kedua setelah Kotawaringin Timur,” tegasnya.
Senada, Sekda Usis I. Sangkai menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama untuk menciptakan Kapuas yang bebas narkoba dan beriman kuat.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pelayanan masyarakat dan tanggung jawab terhadap keluarga.
“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan menuju Kapuas yang BERSINAR. Tapi jangan lupa keluarga, karena dari keluargalah kekuatan pelayanan tumbuh,” ucap Usis.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara GBI dan Pemkab Kapuas terus terjaga dalam mewujudkan Kabupaten Kapuas yang aman, tenteram, dan berdaya saing, khususnya dalam memperkuat aspek religius (R) pada jargon BERSINAR. (DN/*)

