
PALANGKA RAYA, KALENGTERKINI.CO.ID – Ketua .Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Lohing Simon, beberapa waktu lalu melaksanakan reses perseorangan di dua kecamatan wilayah Kabupaten Gunung Mas, yaitu Manuhing dan Manuhing Raya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyerap langsung aspirasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan program-program strategis pembangunan ke depan.
Kehadiran politisi PDI Perjuangan ini disambut antusias oleh masyarakat dan perangkat desa. Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan dan harapan disampaikan secara terbuka, mulai dari isu infrastruktur hingga peluang pengembangan ekonomi lokal.
“Saya sangat mengapresiasi sambutan dan keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Reses ini bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya kami menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan,” kata Lohing kepada media, Kamis (17/7/2025).
Salah satu hal utama yang disampaikan Lohing adalah rencana budidaya kelapa hibrida yang akan dilaksanakan tahun depan bekerja sama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng. Program ini disambut positif masyarakat karena dinilai berpotensi membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Menurut Lohing, pengembangan kelapa hibrida sangat relevan dengan potensi lahan dan karakteristik wilayah Manuhing dan Manuhing Raya.
“Ini adalah bentuk transformasi ekonomi kerakyatan berbasis komoditas lokal. Kita dorong masyarakat untuk siap dan terlibat aktif,” tegasnya.
Namun, tak hanya soal program budidaya, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur jalan utama yang dinilai belum memadai. Kerusakan jalan dinilai menghambat mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Menanggapi hal tersebut, Lohing menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan usulan tersebut agar bisa masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.
“Akses jalan yang baik adalah prasyarat utama peningkatan kesejahteraan. Ini akan kami kawal,” ujarnya.
Sebagai penutup, Lohing menegaskan pentingnya kesinambungan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat agar aspirasi yang muncul dari bawah bisa menjadi pijakan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
“Kami akan terus hadir dan menyuarakan kebutuhan masyarakat, karena suara rakyat adalah tanggung jawab kami,” pungkasnya.

