
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah, berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Kalimantan Tengah serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Kalimantan Tengah, menyerahkan bantuan kemanusiaan sekaligus bantuan operasional Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan,di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E, beserta jajaran pemerintah daerah, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias dan perwakilan pimpinan lembaga jasa keuangan di wilayah Kota Palangka Raya.
Adapun bantuan yang diserahkan yaitu :
– BPBD Kota Palangka Raya
– 200 paket masker respirator, sembako, dan vitamin.
– 3 tabung oksigen.
– Desa Kameloh Baru
– 2 titik sumur bor termasuk instalasi siap pakai.
– 10 paket masker respirator, sembako, dan vitamin.
– 1 tabung oksigen.
Desa Kalampangan
– 2 titik sumur bor termasuk instalasi siap pakai.
– 10 paket masker respirator, sembako, dan vitamin.
– 1 tabung oksigen.
Sinergi dan kolaborasi sektor jasa keuangan ini merupakan bentuk kepedulian nyata serta komitmen bersama dalam mendukung pemerintah daerah menanggulangi dampak Karhutla.
Melalui sinergi dimaksud, diharapkan aksi nyata ini dapat mengoptimalkan kesiapsiagaan penanggulangan Karhutla, serta mendorong pemulihan aktivitas masyarakat dan ekonomi Kota Palangka Raya agar tetap kondusif.
Pemberian bantuan ini juga menegaskan komitmen dari FKIJK Provinsi Kalimantan Tengah dan BMPD Provinsi Kalimantan Tengah untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga aktif mengambil peran dalam perlindungan ekosistem dan penanganan dampak sosial-ekonomi akibat bencana lingkungan.
Sinergi lintas lembaga ini menjadi modal penting dalam memitigasi risiko bencana secara terintegrasi dan berkesinambungan di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya Kota Palangka Raya.

