
BUNTOK, KALTENGTERKINI.CO.ID – Polres Barsel bersama Polsek Gunung Bintang Awai (GBA) kembali melakukan pendistribusian air bersih kepada warga Masyarakat yang memerlukan air bersih akibat karhutla dan kemarau saat ini. Kali ini pendistribusian air bersih kepada Masyarakat terdampak kekeringan tersebut dilakukan di Desa Sarimbuah, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Jumat (2/10/2026).
Sebanyak 20.000 liter air bersih didistribusikan menggunakan 1 unit truk tangki Water Tank yang milik PT. Riung, yang dapat memberikan air kepada 360 masyarakat Desa setempat. Selain pendistribusian, air tersebut juga digunakan untuk mengisi Tandon Pamsimas Desa Sarimbuah sebagai stok air untuk kebutuhan masyarakat setempat.
“Hari ini mendistribusikan air di wilayah Gunung Bintang Awai, di Desa Sarimbuah. Ada sebanyak 20.000 liter yang didistribusikan, termasuk juga membagikan masker dan pengecekan Kesehatan warga setempat,” kata Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kapolsek GBA dan personil tersebut menyambangi warga satu persatu hingga menunggu di sebuah tempat untuk dapat menyalurkan air bersih bersama mengumpulkan warganya. Masyarakat juga meminta agar tandon milik warga juga dapat diisi air bersih untuk cadangan dan stok air bersih sehingga apabila Masyarakat memerlukan untuk kebutuhan rumah tangga dapat mengambilnya secara langsung.
“Dari pendistribusian air bersih, ada sekitar 360 masyarakat yang mendapatkan air bersih, termasuk juga mengisi tando milik Masyarakat setempat untuk stok air apabila diperlukan warga, dapat cepat mendapatkan air,” ungkap Eko.
Mengenai upaya penyaluran air bersih, Kapolres Eko menyebutkan pihaknya secara bertahap melakukan pendistribusian sampai keberbagai daerah untuk Masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“Kami terus melakukan pendistribusian air besih untuk dapat membantu Masyarakat. Kalau ditempat terjangkau oleh Polres, kami lakukan. Kalau yang tidak terjangkau, Polsek setempat yang mendistribusikan sehingga bisa tersalurkan. Upaya ini terus dilakukan bertahap, sembari banyak mendapatkan masukan oleh warga untuk juga dilaksanakan,” jelas Eko.

