
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Jarak dari pusat pemerintahan bukan alasan bagi sebuah desa untuk luput dari perhatian pembangunan.
Pesan itu dibawa Wakil Bupati Kapuas Dodo saat mengunjungi Desa Mampai Jaya, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Jumat, 25 September 2026.
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan dan pengawasan Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Dodo meninjau langsung kondisi wilayah serta berdialog dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Ia mengatakan pembangunan harus dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat yang tinggal di desa-desa yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Pemerintah daerah sangat memperhatikan pembangunan di semua desa secara merata. Karena itu, berbagai fasilitas yang telah diberikan pemerintah hendaknya dijaga dan dirawat dengan baik,” kata Dodo.
Data administrasi kependudukan mencatat Desa Mampai Jaya memiliki 43 kepala keluarga dengan total 119 jiwa.
Desa tersebut juga menyatakan kesiapan menyediakan lahan untuk rencana transmigrasi lokal bagi 50 kepala keluarga.
Rencana itu diharapkan dapat membuka ruang pengembangan kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Namun, pembangunan kawasan tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi. Dodo menaruh perhatian pada pendidikan anak-anak di Mampai Jaya.
Ia meminta pemerintah desa dan masyarakat memastikan tidak ada anak yang berhenti sekolah.
“Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah, karena pendidikan merupakan investasi untuk masa depan,” ujarnya.
Menurut Dodo, pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik.
Pemerintah, orang tua, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama memastikan anak-anak memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.
Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Kapuas Romulus meminta masyarakat menjaga berbagai fasilitas yang telah dibangun dan diberikan pemerintah.
Menurut dia, kehadiran pemerintah di desa harus diikuti dengan kepedulian masyarakat untuk merawat hasil pembangunan agar manfaatnya tidak berhenti dalam waktu singkat.
“Dengan telah hadirnya Pemerintah Daerah di Desa Mampai Jaya, mari kita jaga dan rawat bersama apa yang telah diberikan, agar Desa Mampai Jaya semakin maju dan berkembang,” kata Romulus.
Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerataan pembangunan bukan hanya tentang membangun dari pusat ke pinggiran.
Lebih dari itu, pembangunan membutuhkan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat agar fasilitas yang tersedia benar-benar menjadi modal untuk meningkatkan kualitas hidup. (dn)

