
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan melalui Sales Area Kalimantan Tengah, turut memberikan apresiasi sekaligus menyalurkan bantuan kesehatan kepada siswa dan guru SD Islam Nahdlatul Ulama (NU) Palangka Raya, Kamis (27/8/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap anak sekolah yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan yang turut dihadiri Lurah setempat tersebut juga menjadi tindak lanjut atas informasi yang beredar di media sosial mengenai kepedulian dua siswa SD Islam NU Palangka Raya, Ahmad Gazali atau Jali dan M. Azka, yang turut membantu memadamkan api di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
Dalam kegiatan itu, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan berupa 2.180 masker anak, 3.000 masker dewasa, 600 vitamin, dan 400 kotak susu UHT.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan siswa dan guru, terutama anak-anak yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Pertamina Patra Niaga juga memberikan apresiasi kepada Jali dan Azka atas kepedulian serta inisiatif keduanya dalam menjaga lingkungan.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para siswa untuk ikut berperan dalam pencegahan karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Paparan kabut asap dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak. Karena itu, kami menyalurkan masker, vitamin, dan susu UHT untuk membantu menjaga kondisi kesehatan siswa dan tenaga pendidik selama menghadapi situasi ini,” ujar Edi.
Edi juga turut mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan Jali dan Azka.
Menurutnya, tindakan kedua siswa tersebut mencerminkan kesadaran terhadap lingkungan yang patut menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Jali dan Azka. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, keduanya telah menunjukkan tindakan nyata untuk menjaga lingkungan. Kami berharap semangat ini dapat menginspirasi teman-temannya untuk ikut berperan dalam pencegahan karhutla, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan dan berada dalam pendampingan orang dewasa,” tambah Edi.
Kepala SD Islam NU Palangka Raya, Ayudya Tafika, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pertamina Patra Niaga kepada warga sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga yang telah mengunjungi sekolah kami serta memberikan perhatian kepada siswa kami yang beberapa hari terakhir mendapat respons positif dari masyarakat karena kepeduliannya terhadap lingkungan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan guru, khususnya dalam menghadapi kondisi kabut asap,” ujar Ayudya.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan melalui pembakaran serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api.
Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara menurun, menggunakan masker, dan senantiasa menjaga kondisi kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam mendukung penanganan dampak karhutla, perlindungan kesehatan masyarakat, serta pelestarian lingkungan di Kalimantan.

