
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Upacara gabungan memperingati Hari Pendidikan Nasional berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (2/5/2026).
Momentum ini dimanfaatkan pemerintah untuk menegaskan arah transformasi pendidikan nasional yang lebih progresif dan berkelanjutan.
Sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti yang dibacakan Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan arah transformasi pendidikan Indonesia yang lebih berani dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pendidikan harus dimaknai sebagai proses memanusiakan manusia, tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas peserta didik.
Dalam 18 bulan terakhir, pemerintah telah mendorong langkah strategis melalui revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran yang menjangkau puluhan ribu sekolah.
Selain itu, guru ditempatkan sebagai pusat perubahan melalui peningkatan kompetensi, pelatihan berkelanjutan, dan perbaikan kesejahteraan sebagai investasi jangka panjang kualitas pendidikan nasional.
Di akhir sambutan, ditegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat bergantung pada perubahan pola pikir dan komitmen seluruh elemen bangsa.

