
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Suasana khidmat bercampur sukacita mewarnai Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Paskah yang digelar Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Kapuas di GPdI Eben Ezer Kapuas, Senin, 20 April 2026.
Wakil Bupati Kapuas, Dodo, didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Kapuas Ny. Hertitati Dodo, hadir di tengah jemaat yang memenuhi rumah ibadah itu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Bimas Kristen, para pendeta, gembala sidang, serta anggota API dan undangan lainnya. Sejak awal, ibadah berlangsung dalam suasana penuh penghayatan.
Dalam sambutannya, Wabup Dodo menekankan makna Paskah bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut Paskah sebagai momentum memperbarui iman sekaligus mempererat persaudaraan.
“Paskah bukan hanya tradisi keagamaan, tetapi juga saat untuk meneguhkan harapan dan kasih di tengah masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kata Dodo, mendukung kegiatan keagamaan yang membawa pesan damai dan membangun karakter masyarakat. Ia juga mendorong peran aktif umat Kristiani, khususnya pengurus API, dalam mengawal pembangunan daerah.
Ajakan itu dibarengi peringatan serius. Wabup mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana, terutama dampak fenomena El Nino yang berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga meminta warga menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Waspadai cuaca ekstrem dan potensi karhutla. Mari bersama menjaga lingkungan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Wabup Dodo berharap momentum Paskah memperkuat solidaritas umat dan mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Ia menilai sinergi itu penting untuk menjaga kerukunan serta mewujudkan Kapuas yang aman dan sejahtera. (*/dn)

