
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Komitmen nyata keberpihakan kepada masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Zakat, infak, dan sedekah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) senilai lebih dari Rp200 juta digelontorkan untuk membantu warga yang membutuhkan, terutama menjelang Idulfitri.
Penyaluran dilakukan langsung oleh Agustiar Sabran melalui BAZNAS sebagai bentuk konkret gerakan sosial berbasis gotong royong. Langkah ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga simbol kuat bahwa pemerintah hadir di tengah tekanan ekonomi masyarakat.
“ASN harus menjadi garda terdepan dalam kepedulian sosial. Ini bukan sekadar kewajiban, tapi panggilan untuk membantu sesama,” tegas Gubernur.
Di tengah kondisi anggaran yang mengalami efisiensi, kebijakan ini dinilai sebagai langkah berani sekaligus strategis untuk menjaga daya tahan sosial masyarakat. Zakat ASN menjadi instrumen cepat dan langsung menyasar kelompok rentan, mulai dari pekerja informal hingga warga kurang mampu.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak boleh mengurangi kehadiran negara. Pemerintah, katanya, tetap fokus memastikan bantuan menyentuh langsung masyarakat.
Sementara itu, Plt Sekda Leonard S. Ampung menyebut, penyaluran zakat ini menjadi penguat jaring pengaman sosial di daerah. Selain berdampak ekonomi, program ini juga memperkuat solidaritas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Di momentum Ramadan, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kepedulian bukan sekadar slogan tetapi aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

