
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran permukiman dan angin puting beliung di sejumlah wilayah.
Bantuan tersebut menyasar warga terdampak di Kecamatan Kapuas Kuala, Kecamatan Mantangai, Kecamatan Selat, Kecamatan Tamban Catur, Kecamatan Kapuas Barat, Kecamatan Bataguh.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, kepada 11 warga terdampak, di Aula Kantor BPBD Kapuas, Senin (23/2/2026).
“Pada hari ini Wakil Bupati Kapuas menyerahkan bantuan kepada 11 korban terdampak kebakaran dan angin puting beliung,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandiangan, usai kegiatan.
Ia menjelaskan, nilai bantuan yang diberikan bervariasi. Untuk rumah dengan kategori rusak berat, pemerintah menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp30 juta. Sementara untuk rumah rusak ringan diberikan bantuan Rp5 juta dan Rp2 juta, disertai paket sembako serta peralatan dapur.
Sedangkan bantuan bagi korban di Desa Buhut akan diserahkan pada saat Safari Ramadan, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh untuk hadir ke lokasi penyerahan.

Pangeran mengungkapkan rasa syukur atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam memberikan bantuan stimulus dengan nilai yang dinilai cukup besar.
“Kami bersyukur Pemkab Kapuas bisa memberikan bantuan stimulus dengan nilai yang sangat lumayan sebesar Rp30 juta. Menurut saya ini termasuk yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik, terutama kemungkinan adanya kabel yang rusak akibat gigitan tikus yang dapat memicu arus pendek.
Selain itu, masyarakat yang bepergian diminta memastikan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Untuk wilayah yang rawan angin puting beliung, masyarakat diharapkan memperkokoh pondasi dan memeriksa kondisi atap rumah secara berkala agar tidak mudah terlepas saat diterpa angin kencang.
“Angin puting beliung ini tidak bisa diprediksi karena merupakan faktor alam. Karena itu, langkah antisipasi sangat penting,” tegasnya.
Dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, diharapkan bantuan stimulus tersebut dapat meringankan beban warga terdampak serta dimanfaatkan untuk membangun kembali rumah yang rusak maupun terbakar. (*/dn)

