
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Sejumlah pegawai Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas belum menerima gaji sejak Januari 2026. Hingga Rabu, (4/2/2026), hak yang menjadi penopang kebutuhan keluarga mereka itu belum juga dicairkan.
Keterlambatan pembayaran gaji tersebut memicu kegelisahan di internal Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kapuas. Para pegawai mempertanyakan kinerja pimpinan dinas yang dinilai tidak sigap mengantisipasi persoalan administrasi.
“Ini bukan soal telat beberapa hari. Sejak Januari kami belum gajian,” kata seorang pegawai Damkar Kapuas yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut para pegawai, keterlambatan pembayaran gaji bukan kali pertama terjadi. Sejak awal tahun, persoalan tersebut berlarut-larut tanpa kejelasan penyelesaian. Padahal, bagi sebagian besar pegawai Damkar, gaji merupakan satu-satunya sumber penghidupan.
Pimpinan dinas, kata pegawai tersebut, berdalih keterlambatan terjadi akibat kekosongan jabatan bendahara. Namun alasan itu justru menuai kritik dari internal pegawai.
Pegawai menilai kekosongan jabatan seharusnya dapat diantisipasi dengan penunjukan pelaksana tugas agar roda administrasi tetap berjalan.
“Kalau memang bendahara kosong, seharusnya cepat diisi. Jangan sampai pegawai yang jadi korban,” ujarnya.
Sorotan terhadap kinerja pimpinan kian menguat lantaran sejumlah organisasi perangkat daerah lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menerima gaji tepat waktu. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai koordinasi internal dan tanggung jawab manajerial di tubuh Damkar Kapuas.
Para pegawai menegaskan persoalan administrasi tidak semestinya dijadikan alasan untuk menunda pemenuhan hak dasar pegawai. Mereka menilai pimpinan dinas memiliki kewajiban memastikan sistem berjalan, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan pegawai.
Selain berdampak pada ekonomi keluarga, keterlambatan gaji juga dinilai berpotensi menurunkan semangat dan konsentrasi kerja petugas pemadam kebakaran profesi yang setiap hari dituntut siaga dan mempertaruhkan keselamatan demi masyarakat.
Para pegawai berharap pimpinan dinas dan pemerintah daerah segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh agar keterlambatan pembayaran gaji tidak kembali terulang.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya meminta klarifikasi kepada pimpinan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas. (*/dn)

