
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Wali Kota Palangka Raya dalam hal ini Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2026.
Rakor yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah tersebut, dilaksanakan secara daring dan diikuti Wakil Wali Kota Palangka Raya dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (27/1/2026).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan diikuti oleh kepala daerah serta jajaran pemerintah daerah se-Indonesia.
Dalam rakor tersebut dibahas berbagai agenda, diantaranya perkembangan inflasi nasional per Desember 2025, Rakor Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berikutnya dibahas tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga, laporan hasil pemantauan harga pangan strategis, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah.
Usai rakor tersebut Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini memastikan kondisi inflasi Palangka Raya pada pekan ini masih terkendali, seiring ketersediaan bahan pokok (bapok) yang mencukupi di pasaran.
“Inflasi kita masih terkendali, bahan-bahan pokok masih tersedia dengan cukup baik, sehingga tidak menimbulkan lonjakan harga,” katanya.
Begitupun indeks perkembangan harga di Kota Palangka Raya secara umum masih berada dalam kondisi stabil. Meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas tertentu.
“Ada beberapa komoditi yang memang naik, tetapi masih di range Harga Eceran Tertinggi, khususnya daging ayam ras di harga Rp40.000,” sebutnya.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, kenaikan harga juga tercatat pada komoditas cabai rawit, ikan gabus atau haruan, namun masih di range harga wajar. Sementara komoditas utama lainnya masih cenderung stabil.
“Beras, gula pasir, telur, daging ayam, hingga minyak goreng, harganya masih seperti kemarin dan tidak ada masalah di Palangka Raya,” tutupnya.

