
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak banyak pihak untuk mengaktifkan kembali berbagai kegiatan Hari Besar Islam (HBI) di Kota Palangka Raya.
Ajakan tersebut bukan tanpa sebab, pasalnya wali kota melihat di sepanjang tahun 2025 yang lalu, pelaksanaan kegiatan hari besar Islam di Kota Palangka Raya masih sangat terbatas.
Maka dari itu Fairid menitipkan harapan kepada Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI), agar ke depan kegiatan keagamaan tersebut dapat lebih ditingkatkan.
“Tentu ini bisa jadi perhatian untuk kemudian bagaimana mengaktifkan kembali pelaksanaan kegiatan keagamaan, sehingga momennya bisa lebih meningkat dan dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya, Sabtu (17/1/2026).
Perlu disadari lanjut Fairid, peringatan hari besar Islam tidak seharusnya dipahami sebagai agenda seremonial semata, melainkan sebagai sarana membangun kualitas iman dan ibadah umat di tengah tantangan kehidupan modern.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam penguatan iman, peningkatan ibadah, serta pembentukan karakter masyarakat yang religius,” katanya.
Disisi lain orang nomor satu di Palangka Raya ini berharap, PHBI dapat menyusun program-program keagamaan yang lebih variatif, inklusif, dan menyentuh langsung masyarakat, sehingga nilai-nilai keislaman dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu saja, sinergi antara pemerintah daerah, PHBI, serta pengurus masjid dan mushalla, menjadi kunci agar kegiatan hari besar Islam dapat terlaksana secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi umat.
“Diperlukan kerja sama yang baik, saya yakin kegiatan hari besar Islam di Palangka Raya bisa bermakna dan menyentuh langsung masyarakat,” pungkas Fairid.

