
KUALA KAPUAS, KALTENG TERKINI.CO.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) pada Tahun 2026.
Program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial ini dinilai menjadi langkah konkret memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, H. Abdullah, SE., mengatakan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kapuas.
“Perhatian pemerintah pusat ini penting untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujar Abdullah, Sabtu, (17/1/2026).
Ia menilai program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Menurut Abdullah, keberadaan sekolah tersebut diharapkan mampu menjawab kesenjangan akses pendidikan, khususnya bagi kelompok masyarakat prasejahtera.
Abdullah juga mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia menyebut, Bupati Kapuas H.M Wiyatno melakukan koordinasi langsung dengan Menteri Sosial RI hingga akhirnya Kapuas ditetapkan sebagai salah satu daerah penerima program Sekolah Rakyat.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 30 hektare untuk pembangunan sekolah beserta fasilitas pendukungnya.
“Ini menunjukkan kesiapan daerah dalam menyukseskan program strategis nasional yang menyasar kelompok masyarakat rentan,” ujar legislator dari Partai Golkar itu.
Selain penyediaan lahan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat melalui sinergi lintas perangkat daerah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan dan memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan.
Menurut Abdullah, keberadaan Sekolah Rakyat di Kapuas berpotensi menjadi contoh pemerataan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat kurang mampu.
“Program ini membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (*/dn)

