
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai mematangkan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Upaya itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Selasa (13/1/2026).
Rapat dipimpin Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Kusmiati.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan badan, serta instansi terkait turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Koordinasi ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap program strategis nasional di sektor perumahan, terutama dalam penyediaan hunian layak bagi warga berpenghasilan rendah.
Sejumlah isu dibahas, mulai dari kesiapan lahan, dukungan regulasi, sinkronisasi program lintas OPD, hingga mekanisme pendataan calon penerima manfaat.

Kusmiati menegaskan, keberhasilan Program 3 Juta Rumah sangat bergantung pada kolaborasi antarpemangku kepentingan di daerah.
“Program ini merupakan prioritas nasional yang harus kita dukung bersama. Pemerintah daerah berperan penting dalam memastikan kesiapan lahan, kebijakan pendukung, serta sinergi antar OPD agar pelaksanaannya optimal di Kabupaten Kapuas,” kata dia.
Ia juga menyoroti pentingnya keakuratan data masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut Kusmiati, pendataan yang valid dan terintegrasi menjadi kunci agar bantuan perumahan tepat sasaran.
“Kita ingin memastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, dengan kualitas hunian yang memenuhi standar kelayakan,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka backlog perumahan, khususnya bagi MBR di Kabupaten Kapuas. (*/dn)

