
MUARA TEWEH, KALTENGTERKINI.CO.ID – Bupati H. Shalahuddin memimpin sosialisasi pengadaan tanah di Aula C Setda Barito Utara, Senin (12/1/2026).
Dalam paparannya, Bupati Shalahhuddin mengatakan, salah satu dari 11 program unggulan dan 12 program prioritas adalah pelebaran sejumlah ruas jalan utama dan pembangunan kawasan Waterfront City (WFC).
“Pelebaran jalan di Muara Teweh meliputi Jalan Yetrosinseng, Jalan Pramuka, dan Jalan Imam Bonjol. serta pembangunan kawasan Waterfront City akan dimulai dari sekitar Jembatan Hasan Basri hingga kawasan Karang Jawa. Kawasan ini nantinya diharapkan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat dari arah Banjarmasin agar tidak lagi harus melintasi pusat kota,” papar Bupati.
Secara keseluruhan, lanjut Bupati, pemerintah daerah Barito Utara telah menyiapkan perencanaan anggaran hingga tahun 2029 dengan total sekitar Rp4 triliun. Anggaran itu mencakup penyelesaian tiga jembatan, pembangunan Waterfront City, pengembangan kawasan permukiman baru, serta pelebaran jalan.
“Sosialisasi ini merupakan tahap awal pengadaan tanah yang dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Penentuan nilai ganti kerugian akan dilakukan oleh konsultan independen yang berkompeten, bukan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.
Bupati berharap seluruh tahapan pengadaan tanah dan pembangunan dapat berjalan dengan prinsip saling menguntungkan, sehingga pembangunan tetap terlaksana dan hak masyarakat terpenuhi secara adil dan layak.

