
PALANGKARAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalteng, Aryawan menyebut tren perkembangan desa di Kalteng bergerak ke arah positif. Menurutnya, banyak desa yang sebelumnya masuk kategori sangat tertinggal kini sudah naik satu tingkat.
“Alhamdulillah, progresnya cukup cepat. Desa maju dan mandiri terus bertambah, walaupun memang masih ada ratusan desa yang statusnya tertinggal,” ujar Aryawan, Jumat (9/1/26).
Ia menjelaskan, perubahan status tersebut menunjukkan adanya perbaikan, meski belum sepenuhnya mencapai kategori desa maju atau mandiri. Prosesnya, kata Aryawan, tidak bisa instan karena harus memenuhi sejumlah indikator yang sudah ditetapkan.
“Tidak mungkin dalam satu atau dua tahun langsung tuntas. Banyak syarat yang harus dipenuhi, mulai dari infrastruktur, kualitas SDM, sampai indikator pendukung lainnya,” jelasnya.
Aryawan menambahkan, penilaian status desa dilakukan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi berdasarkan data lapangan yang dihimpun pendamping desa.
“Kalau masih ada indikator yang belum terpenuhi, desa itu belum bisa naik status. Bisa tetap tertinggal atau bahkan sangat tertinggal, tergantung hasil evaluasi data,” ucapnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam menyusun skala prioritas pembangunan. Desa tertinggal, menurutnya, harus fokus membenahi indikator dasar terlebih dahulu.
“Perlu perhatian khusus, terutama pada infrastruktur, SDM, dan sektor penting lainnya. Semua harus disesuaikan dengan perencanaan anggaran dari Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa,” tegas Aryawan.
Ia juga mengingatkan para kepala desa agar mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) secara tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pengelolaan anggaran yang efektif dinilai sangat menentukan percepatan kenaikan status desa.
“Kalau dana dikelola dengan baik dan fokus pada prioritas, peluang desa untuk naik kelas itu besar,” katanya.
Pemprov Kalteng, lanjut Aryawan, berkomitmen terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada pemerintah desa agar pembangunan berjalan berkualitas dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

