
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menyambangi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Jakarta pada Rabu (7/1/2026).
Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya merapatkan barisan antara pemerintah daerah dan pusat dalam urusan desa.
Bupati Wiyatno datang bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jhon Pita Kadang.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Desa PDTT. Di ruang pertemuan, pembicaraan mengerucut pada satu tema besar, bagaimana desa-desa di Kapuas bisa tumbuh lebih mandiri dan berdaya.
Dalam pertemuan tersebut, Wiyatno memaparkan kondisi riil desa di Kapuas dari potensi yang menjanjikan hingga tantangan yang masih membelit.
Ia menyinggung pentingnya pendampingan program, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pengelolaan dana desa agar tidak sekadar terserap, tetapi juga berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Koordinasi dengan Kemendes PDTT menjadi langkah strategis agar arah kebijakan pembangunan desa di Kapuas sejalan dengan program nasional,” ucap Wiyatno.
Menurut dia, desa adalah fondasi utama pembangunan daerah. Jika desa kuat, ekonomi lokal ikut bergerak dan kesejahteraan masyarakat perlahan terangkat.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus mendorong pembangunan dan pemberdayaan desa. Harapannya, dukungan kebijakan, pendampingan, serta program dari pemerintah pusat bisa mempercepat terwujudnya desa-desa yang mandiri dan sejahtera.
Nada serupa disampaikan Sekda Kapuas Usis I Sangkai. Ia menyebutkan bahwa hasil koordinasi tersebut tidak akan berhenti di meja rapat.
“Seluruh perangkat daerah terkait akan segera menindaklanjuti agar program pembangunan desa bisa diimplementasikan secara optimal di lapangan,” katanya. Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas menaruh optimisme.
Dengan sinergi yang lebih erat antara pusat dan daerah, percepatan pembangunan serta pemberdayaan desa diharapkan berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan yang terpenting memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa di seluruh penjuru Kapuas. (*/dn)

