
BARITO UTARA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan kesinambungan pembangunan daerah tetap berjalan optimal pada tahun anggaran 2026, meskipun sempat menghadapi tekanan fiskal akibat penurunan dana transfer pusat. Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk menjaga stabilitas anggaran sekaligus mempercepat pelaksanaan program prioritas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin saat kegiatan serah terima kunci alat berat di halaman Dinas PUPR Barito Utara, Jumat (12/12/2025). Dalam kesempatan itu, Pemkab menegaskan komitmennya untuk menjaga arah pembangunan sesuai visi dan misi daerah.
Pemkab Barito Utara mencatat dana transfer ke daerah mengalami penurunan signifikan hingga hampir 50 persen, dari sebelumnya Rp3,2 triliun menjadi Rp1,7 triliun pada 2026. Namun, melalui optimalisasi kebijakan fiskal dan dukungan dana GDF, pemerintah daerah berhasil mengembalikan kapasitas anggaran ke kisaran Rp3,2 triliun.
Dengan kondisi tersebut, seluruh perangkat daerah telah diarahkan untuk menyelaraskan program kerja dalam rapat maraton lintas dinas dan kecamatan. Sinkronisasi ini menjadi dasar pelaksanaan 11 program unggulan Pemkab Barito Utara yang akan dimulai pada 2026 dan berlanjut hingga 2030 melalui skema multi-year.
Salah satu fokus utama Pemkab adalah penguatan infrastruktur, khususnya melalui pengadaan alat berat untuk mendukung pembangunan jalan dan jembatan secara swakelola. Pemerintah daerah menegaskan alat berat tersebut sepenuhnya digunakan untuk kepentingan publik dan tidak diperkenankan untuk disewakan maupun dimanfaatkan pihak ketiga.
Di sektor konektivitas, Pemkab Barito Utara saat ini tengah mengerjakan tiga proyek jembatan strategis, yakni Jembatan Sikan Tumpung Laung, Jembatan Lemo, serta Jembatan Lahei beserta akses jalannya. Dua proyek jembatan telah menunjukkan progres awal 10–20 persen. Dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp740 miliar dan cadangan fiskal daerah yang cukup kuat, Pemkab optimistis seluruh proyek dapat dituntaskan sesuai rencana.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga memperkuat layanan dasar masyarakat. Di bidang pendidikan, Pemkab menargetkan seluruh siswa di Barito Utara menerima bantuan perlengkapan sekolah mulai 2026. Sementara di sektor kesehatan, pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP terus diperluas sebagai bagian dari komitmen Pemkab terhadap kesejahteraan masyarakat.
Melalui kebijakan terarah dan pengelolaan anggaran yang hati-hati, Pemkab Barito Utara optimistis pembangunan daerah dapat terus berlanjut secara berkelanjutan dan merata, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

