
MURUNG RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Besarnya potensi sektor pertanian, peternakan, perkebunan, hingga pariwisata di Kabupaten Murung Raya dinilai belum akan berdampak maksimal tanpa kesiapan masyarakat lokal sebagai pelaku utama pengelolaan potensi tersebut.
Anggota DPRD Murung Raya, Kabik Amaz Jasikha menilai, tantangan utama pembangunan daerah saat ini bukan hanya pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi pada kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam mengelola dan mengembangkan potensi yang ada secara berkelanjutan.
Menurutnya, masih diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pendampingan yang berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pengembangan ekonomi daerah.
“Jika masyarakat tidak dibekali kemampuan yang memadai, potensi daerah justru bisa dikelola pihak luar. Ini yang harus diantisipasi sejak dini,” ujar Kabik, Rabu (3/12/2025).
Ia menegaskan bahwa program pembangunan daerah harus diarahkan pada peningkatan daya saing masyarakat lokal agar mampu memanfaatkan peluang usaha yang muncul dari berbagai sektor unggulan daerah.
Selain itu, Kabik juga mendorong adanya perencanaan pembangunan yang terarah dan konsisten, sehingga pengembangan potensi daerah benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika ekonomi yang berkembang.
Di akhir, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan masyarakat lokal sebagai aktor utama penggerak ekonomi Murung Raya.

