
BARITO UTARA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Barito Utara tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum promosi wisata daerah.
Sejumlah kafilah terlihat mengunjungi berbagai objek wisata unggulan di sela kegiatan, sebagai bentuk rekreasi sekaligus pengenalan destinasi lokal.
Kunjungan tersebut difasilitasi oleh panitia MTQH bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara yang menyiapkan sejumlah hiburan dan pertunjukan seni di kawasan wisata.
Para peserta terlihat menikmati suasana santai dengan berfoto, bernyanyi, hingga menjelajahi kawasan Traf Satu dan Traf Dua yang menjadi salah satu titik kunjungan.
Destinasi Jantur Doyam turut menjadi perhatian para kafilah. Keindahan air terjun serta udara sejuk di lokasi tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi para tamu daerah yang hadir.
Suasana penuh keakraban tercipta selama kegiatan berlangsung, mempererat hubungan antar-kafilah dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
Anggota Komisi DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menilai kunjungan wisata tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata.
Ia menyebut momentum MTQH menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Barito Utara kepada masyarakat yang lebih luas, ucapnya, Kamis (27/11/2025).
“Kunjungan ini bukan sekadar hiburan bagi peserta MTQH, tetapi juga menjadi media promosi yang sangat baik. Para kafilah dapat melihat langsung potensi wisata yang dimiliki Barito Utara, mulai dari keindahan alam hingga keramahan masyarakatnya,” ujar Patih Herman AB, baru-baru ini.
Ia juga mengapresiasi peran Disbudparpora yang telah memberikan pendampingan dan pelayanan maksimal kepada para tamu.
Menurutnya, pelayanan yang tertib dan ramah mencerminkan kesiapan daerah dalam menyambut kegiatan berskala besar.
“Pelayanan yang prima dan sambutan hangat ini harus terus dipertahankan, karena akan membangun citra positif Barito Utara sebagai daerah yang terbuka dan ramah bagi wisatawan,” tambahnya.
Patih Herman AB berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada event-event daerah lainnya agar sektor pariwisata semakin dikenal dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Disbudparpora Barito Utara, Annisa Cahyawati, menyampaikan bahwa kunjungan wisata para kafilah merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah secara langsung.
Ia menegaskan seluruh kegiatan dilakukan dengan pendampingan petugas sesuai arahan Bupati agar pelayanan berjalan maksimal dan para tamu merasa nyaman selama berada di Barito Utara. (red/adv)

