
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo Resmi Membuka Kegiatan Lomba Karya Tulis Cerita Daerah dan Bercerita Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai 1, Senin (17/11/2025).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari, dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan lomba dilaksanakan karena fungsi perpustakaan, yaitu sebagai Wahana pendidikan penelitian pelestarian informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan kebudayaan bangsa serta untuk mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia sehat.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa dari kegiatan lomba ini akan diterbitkannya buku koleksi khas daerah yang berisikan hasil karya tulis cerita daerah dari para pemenang yang dipilih dari hasil naskah cerita dan penampilan terbaik yang nantinya buku ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
“Sehingga kita harapkan budaya Kalimantan Tengah tidak hanya dapat dibaca dan diakses oleh masyarakat Indonesia tetapi juga oleh masyarakat internasional,” tutur Kadis Dispursip Kalteng.
Sebagai informasi, Dinas perpustakaan dan arsip Provinsi Kalimantan sendiri Tengah telah menerbitkan 3 judul buku koleksi khas daerah dari hasil lomba yang diselenggarakan sejak tahun 2023.
Sementara itu, Wagub Edy Pratowo dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya menyampaikan Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, peran dan fungsi perpustakaan adalah sebagai wahana pendidikan untuk mengembangkan potensi masyarakat, penelitian, pelestarian kekayaan budaya bangsa untuk memajukan kebudayaan nasional, serta wahana informasi dan rekreasi.
“Peran dan fungsi perpustakaan ini secara garis besar ada dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 yaitu dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang salah satunya dengan meningkatkan budaya gemar membaca melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi yang berupa karya tulis, karya cetak, dan karya rekam”, kata Wagub.
Gubernur Kalteng mengharapkan generasi muda dapat memiliki pemahaman dan kesadaran akan pentingnya literasi bagi kehidupan dan masa depan yang lebih berkualitas dan berprestasi. Hal ini juga untuk meminimalisir dampak-dampak negatif dari perkembangan digital dan teknologi bahkan narkoba dapat dihindari melalui peran aktif dan kontribusi dalam kegiatan menulis dan bercerita.
Pada kegiatan ini juga dilakukan Penyerahan Buku Terbitan Dispursip Kepada Gubernur dan Bunda Literasi.

