
BARITO UTARA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin mendorong agar para camat tidak hanya menjadi pelaksana administrasi, tetapi tampil lebih aktif dalam menggerakkan masyarakat untuk melakukan perubahan nyata di wilayah masing-masing.
“Camat adalah ujung tombak pemerintah di wilayah. Mereka bukan hanya perpanjangan tangan bupati, tapi juga pemimpin yang menggerakkan partisipasi masyarakat dan memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh rakyat,” tegasnya pada Rapat Koordinasi Camat se–Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (5/11/2025).
Bupati menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi pembangunan daerah. Ia meminta para camat memastikan seluruh kebijakan kabupaten berjalan efektif di tingkat kecamatan dengan prinsip pemerataan, kolaborasi, efisiensi, dan keberlanjutan.
“Setiap camat harus mampu menerjemahkan visi kabupaten ke dalam aksi nyata. Jangan hanya menunggu instruksi, tapi harus proaktif membangun koordinasi lintas sektor dan menjawab langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Shalahuddin juga menegaskan pentingnya semangat ‘Iya Mulik Bengkang Turan’ sebagai roh pengabdian aparatur pemerintah daerah. Nilai tersebut, katanya, harus menjadi landasan moral bagi camat dalam memimpin wilayah.
“Kolaborasi dan sinergi adalah kunci keberhasilan pembangunan. Camat harus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, menggandeng tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga dunia usaha. Jadilah pemimpin yang mengayomi dan membawa semangat perubahan. Dari kecamatanlah kemajuan Barito Utara harus dimulai,” tutupnya.

