
KOTAWARINGIN TIMUR, KALTENGTERKINI.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin timur Rimbun, mengatakan Dikotim masih banyak proyek pembangunan yang mangkrak (belum rampung) maka dari itu diminta kepada pemerintah daerah khsus nya dinas terkait supaya mengiventarisasi sejumlah proyek yang belum rampung baik itu yang bermasalah karena tersandung kasus hukum maupun yang tidak. “Banyak proyek Dikotim ini yang sudah menghabiskan anggaran puluhan miliyar tapi belum rampung bahkan ada yang terkena kasus hukum. ” Ujar Rimbun
Ada beberapa proyek besar diantaranya pembangunan pasar expo di stadion 29nopermber ,Anggaran untuk proyek pembangunan Pasar Expo di stadion (merujuk pada Pasar Expo Sampit) adalah sebesar Rp 31,766 miliar. Anggaran ini termasuk anggaran dari tahun sebelumnya yang juga telah dialokasikan, yaitu sekitar Rp 15 miliar untuk tahun 2019. Anggaran total: Rp 31.766.000.000 atau sekitar Rp 31,7 miliar. Detail anggaran: Anggaran Rp 15 miliar dianggarkan pada tahun 2019 untuk proyek tersebut.
Kemudian proyek Ruang terbuka hijau dengan anggaran Jalan Pramuka: Setelah anggaran Rp 1,45 miliar pada tahun 2022, dilanjutkan dengan Rp 927 juta pada tahun 2023, dan kini dilanjutkan dengan anggaran Rp 1,8 miliar pada tahun 2024. Jalan Tidar: Proyek senilai Rp 1,888 miliar pada tahun 2022 telah selesai, namun tidak dianggarkan untuk dilanjutkan pada tahun 2023. Jalan Cristopel Mihing: Proyek senilai Rp 1,551 miliar pada tahun 2022 telah selesai dan dilanjutkan dengan anggaran Rp 926 juta pada tahun 2023.Dana tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR).
sirkuit di jln sampit pangkalanbun dengan Anggaran pembangunan sirkuit: Sekitar Rp25 miliar.
Anggaran perbaikan jalan: Rp800 juta untuk perbaikan akses jalan menuju sirkuit.”Total Anggaran: Rp 25 miliar.
Pagu Awal: Rp 22 miliar, dengan sistem pembiayaan tahun jamak selama tiga tahun anggaran. Status Pembangunan: Proyek ini belum pernah sepenuhnya selesai atau difungsikan dan kini dilaporkan terbengkalai” Jelas Rimbun.
Sementara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menganggarkan dana sebesar Rp300 juta untuk melanjutkan pembangunan Pasar Mangkikit yang sebelumnya mangkrak. Anggaran ini dianggarkan pada tahun lalu (2023) untuk mengatasi persoalan yang ada pada pasar tersebut. Jumlah anggaran: Rp300 juta untuk melanjutkan pembangunan Pasar Mangkikit yang terbengkalai.”sempat pemerintah daerah ingin melakukan audit namun sampai saat ini belum ada kejelasan apa kah sudah dilakukan apa belum. “Tutur Rimbun.

