
KOTAWARINGIN TIMUR, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pembangunan pada APBD 2026 mendatang diharapkan lebih marata mulai dari kota, kelurahan hingga pelosok desa sehingga terciptanya pembangunan yang berkeadilan dan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan.
Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotawaringin Timur, Parimus, SE, Selasa (21/10/2025).
Parimus meminta kepada Pemerintah Daerah supaya membagi APBD murni tahun 2026, lebih merata sehingga menciptakan pembangunan yang berkeadilan sebagaimana yang tengah dibahas bersama antara Legislatif dan pihak Eksekutif.
Dalam sepekan ini, tengah membahas APBD 2026, diharapkan apa yang sudah disepakati bersama nantinya bisa dilaksanakan.
“Karena usulan dari anggota dewan itu, murni dari suara rakyat yang dirampung dalam kegiatan reses Anggota Dewan serta usulan masyarakat yang masuk di lembaga DPRD itu sendiri”, ungkap Parimus yang Anggota Komisi II DPRD Kotim ini.
Ia menambahkan, pembangunan diharapkan lebih merata baik itu infrastruktur dalam kota, kecamatan hingga desa. Termasuk pembangunan di sektor Pendidkan, Kesehatan, Ekonomi dan Sosial Budaya juga harus menjadi perhatian dalam pemerataan pembangunan.
Meski saat ini menghadapi efesiensi anggaran yang semestinya APBD daerah tahun 2026 ini sebesar Rp1,8 T turun menjadi Rp1,6 T.
“Saya harap pada saat rapat kompilasi nanti tidak ada perubahan lagi”, ujarnya.
Dengan APBD sebesar itu, lanjutnya, jika dibagi dengan cermat dan teliti dengan memprioritaskan pembangunan yang mendesak dan merupakan kebutuhan masyarakat, maka akan cukup.
Asalkan tidak menganggarkan proyek yang kurang bermanfaat untuk masyarakat. Untuk yang kurang penting dan tidak bermanfaat untuk masyarakat, sebaiknya dipending dulu.
“Ada banyak contoh proyek yang kurang perencanaan hingga kontraktor yang dipilih pun asal-asalan, alhasil tidak jelas kelanjutannya hanya membuang anggaran sia-sia saja”, tegas Parimus.

